| TBLA | Q2 2007 | Q1 2007 | A 2006 | Q4 2006 | Q3 2006
| Q2 2006 | Q1 2006 |
| EPS | 5.69 | 0.51
| 31.97
| 19.91
| 2.24
| -2.56
| 12.38
|
| BV | 210 | 210
| 209
| 209
| 206
| 275
| 278
|
EPS = Earning Per Share / Laba Per Lembar Saham
BV = Book Value / Nilai Buku (Ekuitas) Per Lembar Saham
Q = Laporan Kuartalan
A = Laporan Tahunan
Keterangan:
info-saham.com tidak menjamin keakuratan angka di atas. Untuk keakuratan angka, silahkan melihat langsung laporan keuangan emiten di Situs BEJ bagian emiten atau klik disini.
Komentar Irwan Ariston Napitupulu:
18 Juni 2007: Harga penutupan di Rp570. Kenaikan harga CPO beberapa waktu belakangan ini membuat saham di sektor ini menjadi menarik. Sayangnya, hal positip ini harus berhadapan dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan Pungutan Ekspor CPO. Walau demikian, saya masih memprediksikan TBLA masih punya peluang untuk mencapai Rp650-700 dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Melihat target di Rp650-700, menjadikan saham TBLA saat ini lebih lebih menarik untuk dikoleksi.
29 Agustus 2007: Harga penutupan Rabu di Rp450. Target sebelumnya di 650-700 tidak tercapai, harga hanya mencapai 640. Memperhatikan harga sahamnya, saat ini cocok untuk investasi dengan target Rp620 dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.
Target 29 Agustus 2007 tercapai pada tanggal 26 Oktober 2007.
Disclaimer:
Tidak disarankan untuk menggunakan informasi di atas sebagai bahan pengambilan keputusan investasi. Membeli dan menjual saham memiliki resiko memberikan keuntungan atau pun kerugian. Keuntungan atau pun kerugian menjadi tanggung jawab anda sendiri sebagai pengambil keputusan investasi.