|
ANTM
| Q1 2007 | A 2006 | Q4 2006 | Q3 2006
| Q2 2006 | Q1 2006 |
| EPS | 562.62
| 1169.26
| 745.27
| 153.93
| 201.37
| 68.69
|
| BV | 2807
| 2244
| 2244
| 1854
| 1700
| 1656
|
SETELAH STOCK SPLIT 1:5 MENJADI:
ANTM
| Q3 2007
| Q2 2007 | Q1 2007 | A 2006 | Q4 2006 | Q3 2006
| Q2 2006 | Q1 2006 |
| EPS | 100.44 | 188.72 | 112.52
| 193.58 | 108.78
| 30.79
| 40.27
| 13.74
|
| BV | 782 | 682 | 561
| 449
| 449
| 371
| 340
| 331
|
EPS = Earning Per Share / Laba Per Lembar Saham
BV = Book Value / Nilai Buku (Ekuitas) Per Lembar Saham
Q = Laporan Kuartalan
A = Laporan Tahunan
Keterangan:
info-saham.com tidak menjamin keakuratan angka di atas.
Untuk keakuratan angka, silahkan melihat langsung laporan keuangan emiten
Komentar Irwan Ariston Napitupulu:
11 Juni 2007:
Harga penutupan tanggal 8 Juni 2007 di Rp 12,750. Terkait rencana emiten yang akan melakukan stock split, terbuka kemungkinan berdampak positip terhadap pergerakan harganya. Walau demikian, proyeksi harga saham ANTM akan sangat tergantung dari perkembangan harga hasil tambangnya di pasaran internasional. Saat ini harga nikel, tembaga, maupun emas sedang mengalami koreksi. Walau terlihat murah, saat ini lebih tepat mengambil sikap Wait & See. Nonton dululah, tunggu sampai arah yang lebih jelas harga-harga tambangnya masih akan naik kembali atau terus turun. Tapi kalau mau nekat berspekulasi sih boleh-boleh sajalah. Barangkali harga nikel dan tambang lainnya bisa naik kembali. Cuma saja saat ini sedang ada sentimen penguatan dolar. Ini yang bikin susah naik salah satunya selain adanya perubahan policy di LME. Kalau mau spekulasi, mungkin bisa saja.
6 September 2007:
Harga penutupan hari ini di Rp.2300. Target harga saham ini untuk 12 bulan ke depan ada di Rp3000 (30.4%).
Target tanggal 6 September 2007 tercapai pada tanggal 11 Oktober 2007.
29 November 2007:
Penutupan Rabu 28 November 2007 di Rp5050. Target 12 bulan ke depan Rp6500 (+28.71%).
Disclaimer: Tidak disarankan untuk menggunakan informasi di atas sebagai bahan pengambilan keputusan investasi.
Membeli dan menjual saham memiliki resiko memberikan keuntungan atau pun kerugian. Keuntungan atau pun
kerugian menjadi tanggung jawab anda sendiri sebagai pengambil keputusan investasi.