Rusal garap aluminium Kalbar

PT Antam dan perusahaan aluminium terbesar dunia asal Rusia, Rusal siap rembukan modal untuk mendirikan anak perusahaan joint venture yang akan menggarap lahan tambang aluminium di Kalimantan Barat.

Rusal sejak lama diincar PT Antam sebagai mitra usaha investasi tambang aluminium berkapasitas 300.000 ton per tahun di Tayan, Kalbar itu.

Proyek tersebut ditaksir menelan biaya tidak kurang dari US$220 juta dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2010.

Namun pihak Rusal kemudian mengoreksi angka itu menjadi $750 juta dan menyebutnya sebagai salah kutip angka oleh media.

Sebelumnya sempat disebut Marubeni (Jepang) dan Swadenco (Singapura) berminat ikut dalam proyek itu.

Rusal terhitung 1 Juli 2007 menanggung beban hutang $7,7 miliar dan bukan tidak mungkin Rusal merangkul pihak-pihak lain untuk membantu pendanaan.

PT Antam kabarnya telah merangkul Citigroup dan Macquarie sebagai konsultan finansial proyek itu.

Powered by Drupal - Modified by Danger4k