Melihat kinerja harga saham BUMI yang amburadul ditambah dengan aksi
korporasi yang aneh belakangan ini, dimana melakukan akuisisi dengan
harga yang jauh di atas harga kewajaran, sudah selayaknya manajemen
BUMI semuanya dipecat sekaligus. Kalau perlu dipecat dengan tidak
hormat.
Bagaimana mungkin bisa mengakuisisi perusahaan sekitar 44% saham DEWA
secara tidak langsung dengan mengakuisisi 80% saham Zurich Investment
yang memiliki 55% saham DEWA dengan harga setara dengan harga DEWA di
Rp351 sementara harga pasarnya hanya sekitar Rp50 saja. Orang lulusan
SD juga tidak akan sebodoh itu melakukan akuisisi dengan harga yang
sangat tidak mencerminkan mendahulukan kepentingan pemegang saham
BUMI.
Badan investigasi khusus perlu segera dibentuk. Kalau ditemukan fraud,
penyalahgunaan wewenang dan jabatan, langsung dipenjarakan saja semua
manajemen BUMI.
Yang juga jadi pertanyaan adalah bagaimana kontrol dari Komisaris
Independen di BUMI yang seharusnya berada di BUMI untuk melindungi
kepentingan pemegang saham publik. Hal ini mengingat komisaris
independen di BUMI salah satu fungsinya dibentuk adalah menjaga
kepentingan pemegang saham publik dan bukan kelompok tertentu. Kalau
seandainya komisaris independen ini tidak juga melakukan
tindakan-tindakan yang membela kepentingan publik, sebaiknya posisinya
dicopot saja dan diganti dengan orang yang memang mau benar-benar dan
sungguh-sungguh mengontrol gerakan-gerakan manajemen BUMI agar tidak
merugikan kepentingan pemegang saham publik.
Bagi saya jauh lebih baik BUMI dipimpin oleh orang lulusan SD saja
tapi punya kejujuran yang tinggi ketimbang dipimpin oleh orang
berpendidikan tinggi tapi kejujurannya sangat dipertanyakan.
Irwan Ariston Napitupulu