Harga minyak dunia terus melambung, menembus level USD110 seiring dengan merosotnya kembali nilai tukar US dollar terhadap mata uang kuat dunia lainnya. Sementara ini, terjadi koreksi wajar di bursa saham Amerika setelah sehari sebelumnya naik secara signifikan.
Kepercayaan pasar tampaknya masih belum pulih benar. Pasar Asia mengalami penurunan cukup lumayan pagi ini. Apakah penurunan yang sama juga akan melanda Bursa Efek Indonesia, masih perlu dicermati lebih lanjut hari ini. Yang jelas, tampaknya volatilitas di pasar saham masih tetap tinggi.
Irwan Ariston Napitupulu