Bank sentral Amerikan, The FED, kembali memangkas suku bunganya masing-masing sebesar 50 basis poin untuk FED funds rate dan Discount rate. Dengan demikian dalam seminggu terakhir ini FED telah memangkas sebesar 125 basis poin. Suatu penurunan yang cukup besar dan sangat jarang terjadi.
Begitu mendengar FED menurunkan rate nya sebesar 50 bps, pasar langsung bereaksi positip. Indeks bursa Amerika langsung bergerak menguat secara signifikan. Sayangnya, penguatan yang terjadi tersebut dimanfaatkan untuk taking profit oleh sebagian investor yang telah mengumpulkan saham ketika harganya terpuruk beberapa waktu lalu. Indeks bursa amerika, DJIA, NASDAQ, dan SP500 akhirnya harus menyerah dan ditutup negatif.
Tetapi hal yang menarik adalah berdasarkan hasil survey, pandangan yang memperkirakan AS akan masuk resesi telah menyurut. FED pun diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunganya pada FOMC mendatang bulan Maret 2008.
Irwan Ariston Napitupulu