Kegilaan terus terjadi di bursa Amerika. Volatilitas semakin meningkat. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi para trader. Hari Rabu minggu lalu DOW turun kencang, hari Kamis libur, hari Jumat dibalas dengan naik kencang. Hari Senin dihajar turun kencang lagi, dan hari Selasa dibalas dengan naik kencang. Bagi trader yang salah posisi, jelas kondisi ini membuatnya kacau. Sebaliknya, bagi trader yang tepat posisi, kondisi ini sangat menguntungkan. Inilah tempat perjudian yang paling dinanti-nantikan oleh trader.
Kenaikan hari ini dipicu oleh aksi Abu Dhabi Investment Authority akan melakukan investasi di Citigroups sebesar USD7.5 billions. Kejadian ini langsung membuat kepercayaan pasar sedikit pulih. Setidaknya pasar berpikir, aset US tidak seburuk dan separah yang ditakutkan orang. Peristiwa ini bisa juga dilihat sebagai triger pemulihan kepercayaan baik terhadap pasar saham Amerika, juga sektor perbankannya, dan juga terhadap mata uangnya, US dollar.
Pasar pun langsung memburu kembali saham-saham yang telah terkoreksi cukup dalam dan memiliki fundamental yang baik.
Walau demikian, sebagian pelaku pasar masih memiliki ketakutan akan adanya selling program menjelang penutupan seperti kejadian sebelumnya. Tapi ternyata selling program yang sempat terjadi, dibalas dengan buying program yang tidak kalah agresifnya. Alhasil, buying program berhasil menundukkan selling program. Setidaknya untuk hari ini.
Berita seputar rencana negara-negara OPEC yang akan meningkatkan produksi minyaknya pada rapat tanggal 5 Desember 2007 mendatang, juga turut memberi andil keberanian untuk memborong saham murah. Harga minyak ditutup turun menjadi US$94.49.
Bagaimana dengan pasar Asia pagi ini? Apakah akan mengikuti jejak dari pasar Amerika ataukah masih ragu menunggu sinyal yang lebih jelas lagi? Sangat menarik untuk mengikut perkembangan hari ini.
Dow ditutup naik 215 poin (1.69%), Nasdaq 39.81 poin (1.57%), SP500 21.01 poin (1.49%).
-Irwan Ariston Napitupulu
4.38 AM WIB